Majene, Bimas Islam --- Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kabupaten Majene, Sulawesi Barat siap memberikan pembinaan kepada 120 narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II Majene. Pembinaan dimulai dengan pengelompokan kelas dan pengajaran baca tulis Al-Qur'an.
"Langkah awal pembinaan kita mengidentifikasi narapidana melalui tes baca Al-Qur'an. Selanjutnya akan dikelompokkan dan selanjutnya para Penyuluh diberdayakan untuk pembinaan selanjutnya," ungkap Ketua Pokjaluh Majene, Muh. Naim di Majene melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Selasa (25/5/21).
Naim menambahkan, selain pembinaan ilmu agama, para narapidana juga akan diberikan pembekalan berbagai keterampilan kehidupan dan ekonomi.
"Tidak hanya ilmu agama, kami juga akan memberikan pelatihan rebana atau grup salawat serta keterampilan-keterampilan lain," tambahnya.
Sementara itu, Kakankemenag Majene, Adnan Nota menyampaikan, kegiatan pembinaan ini merupakan kerja sama antara Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Majene dan Kepala Rutan Kelas II Majene. Secara khusus, Adnan memberikan semangat agar Penyuluh memberikan perhatian khusus kepada warga binaan.
"Narapidana itu saudara kita yang butuh perhatian khusus. Mereka harus kita berikan perhatian dan pembinaan tentang kesadaran beragama. Narapidana yang belum bisa mengaji harus jadi prioritas agar setelah keluar Rutan mampu membaca Al-Qur'an," pungkas Adnan.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



