Palu, Bimas Islam --- Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Provinsi Sulawesi Tengah bertolak menuju Sulawesi Barat untuk memberikan bantuan kepada penyintas gempa. Sebelum bertolak, rombongan dilepas secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulteng, Rusman Langke.
"Bantuan yang kami bawa ke Sulbar berupa uang tunai yang kami kumpulkan dari Penyuluh Agama Islam (PAI) fungsional dan honorer se-Sulteng. Jumlahnya sebesar 15 juta rupiah. Sebanyak 9 juta rupiah akan kami salurkan ke penyintas gempa Sulbar. Sebanyak 6 juta rupiah akan kami salurkan melalui Pokjaluh Nasional," ungkap Ketua Pokjaluh Sulteng, Zulfiah kepada Bimas Islam, Selasa (16/3/21).
Rombongan yang menempuh perjalanan darat ini berisi 16 orang dalam 5 mobil. Sebelum menyerahkan bantuan, rombongan akan disambut oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulbar.
"Kami di Sulteng pernah merasakan apa yang menimpa warga Sulbar. Kami tahu persis bagaimana rasanya hidup dan bertahan di pengungsian yang serba kekurangan. Kami menyalurkan bantuan secara langsung agar bisa bertemu dan saling menguatkan," tambahnya.
Pihaknya menambahkan, penyerahan bantuan baru dilakukan di masa pemulihan bencana mengingat beberapa lembaga yang tidak bisa bertahan memberikan bantuan dalam waktu yang lama.
Terkait jumlah bantuan yang terkumpul, Pokjaluh Sulteng menggalang dana secara sukarela dari 54 penyuluh fungsional dan 575 penyuluh honorer di provinsi tersebut.
"Bentuknya suka rela. Kami kumpulkan dalam waktu satu bulan. Kami terima berapa saja sesuai keikhlasan penyuluh. Ada yang menyumbang 100 ribu rupiah, 200 ribu rupiah, dan jumlah lainnya," tambahnya.
Sedangkan sumbangan yang ditransfer ke Pokjaluh Nasional akan digunakan untuk membantu korban bencana dan aksi sosial kemanusiaan lainnya di berbagai daerah di Indonesia.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



