Temanggung, Bimas Islam --- Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan dunia tak menyurutkan semangat berbagi antar sesama warga. Di Temanggung, Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) berbagi daging kurban kepada warga duafa dan mualaf.
"Pokjaluh Temanggung terus melayani umat di tengah pandemi. Saat Iduladha kemarin, Pokjaluh berbagi 2 sapi dan 58 kambing," ungkap Agus Efendi, Ketua Panitia Program Berbagi Hewan Kurban di Temanggung melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Selasa (27/7/21).
Agus menjelaskan, hewan kurban tersebut berasal dari Penyuluh Agama Islam PNS dan non-PNS, ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, Yayasan Khoirul Ummah Semarang, Asosiasi Masjid Kampus Indonesia (AMKI) Jawa Tengah, dan masyarakat yang menyalurkan kurban melalui Pokjaluh.
"Bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) tatap muka selama pandemi memang tidak bisa dilaksanakan, tapi kami tetap memantau kegiatan ibadah majelis binaan. Pembagian hewan kurban ini merupakan salah satu upaya penguatan akidah bagi mualaf dan duafa," tambah Agus.
Terkait teknis pembagian, Pokjaluh menggunakan sistem bergilir. Warga binaan yang menerima daging kurban tahun lalu tidak mendapatkan daging kurban pada tahun ini. "Kita prioritaskan daerah yang mualafnya terbanyak dan lemah kemampuan ekonominya," terangnya.
Program ini juga mendapatkan apresiasi dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, Ahmad Muhdzir. "Semoga kegiatan ini meringankan beban duafa dan mualaf binaan di masa pandemi," katanya.
Senada dengan Ahmad, Ketua Pokjaluh Jawa Tengah, Mahsun juga merasa bangga dengan kegiatan kepedulian Pokjaluh Temanggung. "Pokjaluh akan terus menggalang sinergi dengan berbagai unsur masyarakat hingga semua warga tersenyum meski terdampak pandemi Covid-19," ungkapnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



