Gresik, Bimas Islam --- Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Ditzawa) Kemenag melakukan kunjungan terhadap program bantuan wakaf produktif di Pondok Pesantren Darussalam, Kabupaten Gresik, Rabu (18/5/2022).
Analis Kerjasama Lembaga Keagamaan Zakat dan Wakaf Ditzawa, Moh. Yasir Arafat menjelaskan, Pondok Pesantren Darussalam Gresik mendapatkan bantuan senilai 300 juta rupiah pada tahun 2010 lalu untuk mengembangkan usaha peternakan sapi perah.
"Kunjungan kali ini untuk mengetahui sejauh mana perkembangan bantuan wakaf produktif setelah 12 tahun berjalan, serta apa saja kendala yang terjadi di lapangan," ujar Yasir.
Sementara itu, Ketua Nazir Yayasan Pondok Pesantren Darussalam, Iswandi menjelaskan, bantuan wakaf produktif dari Kemenag pada awalnya digunakan untuk membeli 14 ekor sapi perah, namun hanya produktif sebanyak 7 ekor.
"Perkembangan sapi perah ini kemudian sempat mencapai 30 ekor, namun akibat wabah penyakit, kini hanya tersisa sekitar 17 ekor saja," terang Iswandi.
Iswandi mengungkapkan, keuntungan bersih yang didapatkan dari hasil penjualan susu sapi mencapai 4 juta rupiah per bulan. Hasil tersebut, lanjutnya, digunakan untuk pembagian sembako kepada para guru dan santri yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Darussalam.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



