Sofifi, Bimas Islam --- Posko kesehatan utama Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) Nasional yang dipusatkan di Jalan Raya Sofifi Km. 40 terbuka 24 jam. Sejumlah petugas bersiaga untuk memberikan layanan kepada kafilah yang datang.
"Lokasi kami hanya 5-10 menit dari perumahan ASN yang ditempati peserta. Kita buka layanan 24 jam. Ada dokter dan perawat juga mobil ambulans yang siaga," ungkap Kepala Dinas Kesehatan, Idhar Sidi Umar saat ditemui di kantornya, Jl. Raya Sofifi Km. 40, Selasa (19/10/21).
Selain di Posko Kesehatan Utama, Dinkes Pemprov Malut juga membuka layanan di setiap venue. Selain itu, Dinkes juga bersinergi dengan BNPB Daerah dalam rangka mitigasi dan pencegahan penularan Covid-19.
"Semua bersinergi dalam rangka menekan pandemi Covid-19. Bahkan kami sudah beberapa kali membagikan masker, terutama menjelang pembukaan STQH Nasional. Masker yang kita bagikan sejumlah 10.000," tambahnya.
Idhar menambahkan, kondisi kesehatan semua kafilah, pendamping, panitia, panitera, dan dewan hakim dalam kondisi baik. Dari hasil swab antigen terakhir jelang pembukaan, tidak ada yang reaktif.
"Kita buka layanan swab antigen di RSUD Kota Sofifi, hasilnya tidak ada yang reaktif," tambahnya.
Meski demikian, Idhar mengaku tetap waspada. Pemprov Malut menargetkan tidak ada klaster baru setelah penyelenggaraan STQH Nasional ke-26. "Kita sedang siapkan mekanisme saat final dan penutupan agar tidak terjadi kerumunan," pungkas Idhar.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



