Semarang, Bimas Islam --- Pandemi Covid-19 berdampak serius pada sektor ekonomi masyarakat. Fakta ini menginspirasi Penyuluh Agama Islam Kecamatan Gajah Mungkur, Kota Semarang untuk berbagi makan siang.
"Kita rutin berbagi makanan kepada masyarakat. Terutama selama pandemi Covid-19 dan tetap dilaksanakan ketika pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk Jawa-Bali ini," ungkap Penyuluh Agama, Siti Wachidah di Gajah Mungkur melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Senin (5/7/21).
Siti menambahkan, dirinya berkeliling ke sekitar KUA Kecamatan Gajah Mungkur untuk membagikan makanan. Dalam menjalankan aksinya, Siti menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
"Kami iuran. Dalam setiap pembagian jumlahnya hanya puluhan. Kadang nasi bungkus, kadang makanan ringan," tambahnya.
Selama PPKM Darurat ini, tambah Siti, program ini semakin digencarkan mengingat banyak masyarakat bawah yang terkena dampak ekonomi dari pembatasan kegiatan demi mencegah merebaknya Covid-19.
"Kita semua sedang prihatin. Kita berusaha berbagi, menunjukkan empati kepada sesama. Meski tak seberapa, semoga ini membawa manfaat dan berkah serta sebab diangkatnya pandemi Covid-19 dengan perantara sedekah," pungkas Siti.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



