Jakarta, Bimas Islam --- Direktorat Penerangan Agama Islam (Ditpenais) Kementerian Agama melalui Sub Direktorat Penyuluh Agama Islam (PAI) menghelat Pelatihan Teknis Bidang TIK Bagi Penyuluh Agama Islam Angkatan I. Kegiatan yang diikuti oleh 500 PAI ini merupakan kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
"Kegiatan ini merupakan Komitmen antara Kominfo dengan Kemenag untuk memberikan pemahaman digitalisasi kepada Penyuluh Agama Islam guna menghadapi tantangan dakwah di zaman digital saat ini. Kita berikan bekal kemampuan teknologi untuk mengimbangi ujaran kebencian dan hoaks terutama yang bertujuan untuk melawan pemerintah dan menyusupkan paham-paham menyesatkan dalam beragama," ungkap Direktur Penerangan Agama Islam, Syamsul Bahri di Jakarta melalui sambungan telepon, Senin (26/7/21).
Dalam pelatihan ini, tambah Syamsul, Penyuluh Agama Islam diajarkan kompetensi teknis untuk membuat konten digital melawan ekstremisme dan terorisme. Katanya, perlu keahlian khusus sehingga Penyuluh perlu diberi pelatihan teknis.
"Penyuluh sudah dan akan terus responsif terhadap berita hoaks kemudian meluruskan dengan berita yang benar hingga tercapai Indonesia yang damai, maju, dan kondusif," tambahnya.
Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Seksi Pengembangan PAI Ditpenais, Amirullah menjelaskan, pelatihan ini merupakan perjuangan panjang. Sebelumnya, kata pria yang akrab disapa Bang Amir ini, sudah dilakukan Training Of Trainer sebanyak dua tahap yang diikuti 60 Penyuluh Agama Islam.
"Pelatihan Teknis bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) hari ini diikuti 500 Penyuluh Agama Islam dari seluruh Indonesia. Diharapkan Penyuluh Agama bisa melakukan dakwah Islam yang rahmatan lil 'alamin, damai, moderat, dan toleran melalui media sosial," ujar Bang Amir.
Bang Amir berharap, Penyuluh Agama Islam yang mengikuti pelatihan daring pada 26 Juli sampai 6 Agustus 2021 ini bisa mengisi ruang-ruang media sosial dengan membuat kontra narasi hoaks dan ujaran kebencian.
Pelatihan Teknis Bidang TIK Bagi Penyuluh Agama Islam secara daring dibuka secara langsung ole Kepala Badan Litbang SDM Kominfo, Hary Budiarto. Hadir dalam pembukaan tersebut, Direktur Penerangan Agama Islam, Syamsul Bahri dan Kepala Balai Pelatihan dan Pengembangan TIK Kominfo, Nusirwan.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



