Jakarta, Bimasislam --- Staf Ahli Menteri Agama Bidang Manajemen Komunikasi dan Informasi, Oman Fathurrahman, memberikan apresiasi atas program-program Bimas Islam. Apresiasi tersebut disampaikannya saat berbicara pada forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama Tahun 2019 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (24/1).
Dikatakan Oman, pesan pada Risalah Jakarta sesungguhnya masih merupakan teks yang belum implementatif. Implementasi dari Risalah Jakarta mesti diterjemahkan dalam program-program yang tercantum di dalam RKAKL, sebagaimana yang telah dilakukan oleh Ditjen Bimas Islam.
"Kami mengapresiasi Ditjen Bimas Islam yang telah melakukan sinkronisasi RKAKL dengan pesan Risalah Jakarta," katanya di depan seluruh peserta Rakernas.
Oman mengatakan, setiap Unit Eselon I perlu memasukan program-programnya ke dalam point-point Risalah Jakarta, dengan mengetahui ,outcome, output, dan indikator, sehingga program yang dijalankan sesuai dengan koridor kesepakatan bersama tersebut.
Program yang dimasukan tersebut, katanya, dapat dikelompokkan ke dalam point-point Risalah Jakarta, atau dapat pula dilakukan penyesuaian-penyesuaian.
Rapat Kerja Nasional Kementerian Agama Tahun 2019 digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta. Rakernas yang diikuti seluruh pejabat Eselon I dan II di tingkat pusat dan daerah tersebut berlangsung dari tanggal 23 hingga 25 Januari 2019. Selain mendiskusikan dan merumuskan sejumlah program, Rakernas juga menghadirkan narasumber penting dari luar instansi Kemenag, di antaranya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, serta peneliti dan motivator nasional Rhenald Kassali.
Penulis: sigit
Editor: sigit
Foto: kemenag
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



