Jakarta, Bimas Islam – Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunaikan Salat Idulfitri 1446 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Senin, (31/3/2025. Presiden tiba di masjid sekitar pukul 06.54 WIB, sementara Wakil Presiden datang dua menit kemudian, pada pukul 06.56 WIB.
Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran mengenakan pakaian berwarna putih. Setibanya di lokasi, keduanya langsung menempati saf terdepan.
Salat Idulfitri dimulai tepat pukul 07.00 WIB, dipimpin oleh H. Moh. Salim Ghazali sebagai imam. Bertindak sebagai khatib, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie yang menyampaikan khotbah bertema “Merawat Kemabruran Puasa.”
Dalam khotbahnya, Ahmad menjelaskan bahwa merawat kemabruran puasa berarti mempertahankan nilai-nilai kebaikan Ramadan dalam kehidupan sehari-hari. “Kemabruran puasa tercermin dari kejujuran, kepedulian, dan pengendalian diri, bukan sekadar kelengkapan ibadah,” tegasnya.
Ia juga mengajak jemaah untuk menjaga silaturahmi dan solidaritas setelah Ramadan. “Merawat kemabruran berarti menjadi pribadi yang lebih baik dan memperkuat harmoni sosial agar keberkahan Ramadan terus terasa,” ujarnya (31/3/25).
Selain itu, Ahmad menyinggung konteks kenegaraan, menyerukan agar nilai-nilai Islam dijadikan landasan dalam membangun bangsa yang adil. Kehadiran Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran, menurutnya, menjadi simbol komitmen kepemimpinan dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat.
Usai menunaikan Salat Idulfitri, sekitar pukul 07.50 WIB, Presiden Prabowo kembali ke kompleks Istana Kepresidenan untuk menghadiri acara Open House di Istana Negara, Jakarta.
Salat Idulfitri di Masjid Istiqlal itu turut dihadiri Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Abu Rokhmad beserta jajaran, duta besar negara sahabat, 28 menteri dan wakil menteri, serta ribuan jemaah lainnya.
Msk/Mr



