Gianyar, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam (PAI) Kementerian Agama (Kemenag) asal Gianyar, Muhammad Zanuar Afandhi mengaku prihatin menyaksikan pergaulan bebas di kalangan remaja. Keprihatinan pria kelahiran Banyuwangi, 7 Januari 1993 ini diterjemahkan dalam wujud film animasi.
Dalam waktu satu bulan, Zanuar berhasil membuat tiga film. Ketiganya diikutkan dalam kompetisi Film Pendek Animasi Islami Tingkat Provinsi Bali. Tak disangka, dua diantaranya dinyatakan sebagai juara.
"Film berjudul Aku Milenial Aku Sadar Bahaya Miras dan Narkoba mendapatkan juara satu. Film berjudul Syukurku Atas Sadarku mendapatkan juara dua. Saya merasa semakin khawatir dengan pergaulan remaja saat ini. Melalui film ini saya berniat mengingatkan remaja akan bahaya narkoba, minuman keras dan pergaulan bebas," ungkap Zanuar di Gianyar melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Selasa (15/6/21).
Zanuar mengaku bersyukur atas capaian ini. Pasalnya, film karyanya ini merupakan yang pertama dan langsung meraih juara. Baginya, membuat film animasi untuk edukasi remaja merupakan misi mulia lantaran masa depan bangsa ada di pundak para remaja.
"Ada beberapa tantangan yang saya temui dalam membuat film. Misalnya saat membuat karakter animasi, menentukan jalan cerita yang mudah dipahami anak muda, serta menyesuaikan antara pengisi suara dengan karakter animasi," tambah alumni Sekolah Dasar 5 Penatih, Denpasar ini.
Zanuar juga menambahkan, keprihatinannya terhadap pergaulan bebas remaja masa kini diwujudkan dengan melakukan berbagai pembinaan terhadap remaja dalam forum-forum pengajian dan edukasi teknologi informasi.
"Kami punya komunitas remaja di Gianyar. Selain belajar agama, kami juga menekuni bidang multi media. Kami ingin mempersiapkan kader-kader masa depan yang tidak hanya kuat ilmu agama tapi juga ahli dalam ilmu informasi dan teknologi," pungkas lulusan SMKN 1 Sukawati ini.
Sebagai informasi, Lomba Film Pendek Animasi Islami ini merupakan program Subdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam Direktorat Penerangan Agama Islam Kementerian Agama. Lomba dilakukan di tingkat provinsi dan nasional. Peserta di tingkat nasional merupakan para juara di tingkat provinsi.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



