Palembang, Bimas Islam --- Revitalisasi KUA yang diluncurkan pada 2021 terus bergulir. Program yang telah dilaksanakan di 106 KUA pada 2021 dan tengah berlangsung di 400 KUA pada semester pertama 2022 ini berorientasi kepada peningkatan layanan keagamaan.
"Selain peningkatan kompetensi teknis yang dibutuhkan dalam memberikan layanan, petugas KUA juga harus belajar dari interaksi, pengalaman, dan relasi sosial yang terbangun dengan masyarakat," ungkap Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kemenag, M. Fuad Nasar saat menutup secara daring Bimtek Petugas Layanan KUA di Provinsi Sumatera Selatan di Palembang, Jumat (15/7/22) malam.
Pengalaman berinteraksi dengan masyarakat, tambah Fuad, merupakan ilmu yang mahal dan berharga yang tidak didapati di kelas atau forum pembelajaran maupun bimbingan teknis secara formal.
"Gabungkanlah segala pengalaman, kesan, dan pesan masyarakat dengan apa yang diperoleh selama mengikuti bimbingan teknis dengan sebaik-baiknya," tegas Fuad.
Dalam melayani masyarakat, Fuad berpesan agar petugas KUA mengutamakan keikhlasan, kesucian niat, dan kepuasan masyarakat. Secara khusus, ia berpesan agar petugas KUA tidak mengecewakan masyarakat.
"Jangan membuat masyarakat kecewa karena ketidaktahuan dan kurang santun dalam melayani. Jadilah teladan bagi masyarakat dalam layanan nikah dan layanan keagamaan sebagai bagian dari ibadah kepada Allah, memperkuat sendi kehidupan berbangsa, beragama, dan bernegara," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



