Jakarta, Bimas Islam -- Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan program KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat laris manis pada perhelatan Gebyar Muharam 1445 H/2023 M bertema 'Merawat Kerukunan, Perkokoh Semangat Kebangsaan' yang digelar Selasa-Kamis, (25-27/7/2023) di Auditorium HM. Rasyidi, Kemenag, Jakarta.
Kasubdit Inovasi, Edukasi, dan Kerja sama Zakat dan Wakaf Wida Sukmawati mengatakan, puluhan produk-produk berupa kerajinan tangan, kopi, tenun, hingga souvenir dari pelaku UMKM ini diborong para pengunjung pameran, tamu undangan, dan sejumlah pejabat Kemenag, termasuk Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
“Pak Dirjen Kamaruddin Amin, Pak Direktur Penais Ahmad Zayadi, dan para pengunjung lainnya antusias mencoba dan membeli beragam produk unggulan yang telah mulai tembus pasar nasional tersebut,” papar Wida.
Wida berharap, produk-produk UMKM tersebut bisa tembus hingga ke pasar internasional. “Sesuai dengan tujuan dari program ini adalah meningkatkan kesejahteraan umat Islam secara berkesinambungan,” imbuhnya.
“Sejak tahun 2021 hingga saat ini, terdapat 51 KUA yang ditetapkan menjadi KUA Pemberdayaan Umat dengan total 510 pelaku usaha UMKM yang mendapatkan bantuan dan pendampingan,” paparnya.
Menurut Wida, program tersebut merupakan bentuk pembinaan dari Kementerian Agama kepada para penerima manfaat untuk mengembangkan usaha dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
“Jadi tidak hanya stimulus bantuan berupa materi saja yang kita berikan, tapi juga pendampingan secara berkesinambungan agar penerima manfaat program itu semakin sukses mengelola bisnisnya,” jelasnya.
Dalam rangkaian kegiatan Gebyar Muharam 1445 Hijriah itu, pengunjung juga dapat melihat aneka pameran lainnya, seperti kaligrafi dan bengkel kaligrafi, serta produk-produk Ditjen Bimas Islam lainnya.
An/Mr



