Bandung, Bimas Islam -- Direktur Penerangan Agama Islam, Ahmad Zayadi mengungkapkan, program pengiriman dai ke wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) yang digelar Kementerian Agama selama bulan Ramadan 1444 H telah selesai.
Para dai dipulangkan secara serentak dari lima wilayah tugas, yakni Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur.
Proses pelepasan dilakukan oleh Kanwil Kemenag di lima provinsi tersebut. Para dai telah menyelesaikan tugas dakwahnya selama satu bulan di wilayah masing-masing.
“Program dai 3T serentak Closing Ceremony di lima Provinsi, Banten, Kalbar, Jabar, NTT, dan Sulsel pada 18 April 2023 lalu,” jelas Zayadi kepada wartawan Bimas Islam, Rabu (26/4/2023).
Dikatakan Zayadi, kegiatan dai 3T ini terlaksana atas kerja sama Kementerian Agama dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Assalam fil Alamin. Ia menjelaskan, para dai yang terpilih telah melalui proses seleksi. Dari 270, menjadi 50 dai.
“Ke depan, jumlah dai perlu ditingkatkan. Tahun depan perlu diperluas wilayah dakwahnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Banten, Masyhudi berharap, program ini dapat terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak pendakwah.
“Mudah-mudah tahun depan bisa didukung oleh dai yang ada di Banten ini, sehingga jumlah dan kualitas sasaran dakwahnya lebih banyak lagi,” pungkasnya.
Ba/Mr



