Luwu, Bimas Islam -- Program pengiriman dai ke wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) yang digelar Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama selama bulan Ramadan memberi dampak positif bagi masyarakat di Desa Rante Balla, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
Ansar Imam, salah satu warga mengatakan, program ini dapat merekatkan hubungan warga muslim. Hal itu ia sampaikannya pada kontributor Bimas Islam, Rabu (26/4/2023).
Dikatakannya, program pengiriman dai ini memberi dua dampak. Pertama, terjalinnya keakraban di antara warga muslim di Desa Rante Balla setelah rutin mengikuti kajian Islam para dai.
Kedua, menambah pengetahuan terkait ilmu agama, seperti tata cara salat yang baik, atau cara membaca dan memperdalam al-Qur'an. Karenanya, masyarakat berharap program pengiriman dai ke wilayah 3T ini terus berlanjut.
"Jadi Program Dai 3T ini setidaknya memiliki manfaat yang dapat kita ambil. Pertama, terjalinnya keakraban di antara warga muslim yang mengikuti kajian dari para dai. Kedua, pengetahuan tentang agama bertambah. Karenanya, kami berharap program dai 3T ini dapat tetap berkelanjutan," tuturnya.
Dikatakan Ansar, masyarakat menyambut positif dan antusias terhadap program pengiriman dai-dai pilihan ini. Mereka membuktikannya dengan mengikuti kegiatan yang dipandu para dai 3T di wilayah masing-masing.
Msk/Mr



