Nunukan, Bimas Islam --- Program Kampung Sadar Zakat di Kecamatan Sebatik Timur berhasil mengantarkan Penyuluh Agama Islam, Salmiah menjadi Penyuluh Teladan Tingkat Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara). Bersama penyuluh lainnya, Salmiah menginisiasi Kampung Sadar Zakat dan diresmikan pada 2 Oktober 2019.
"Awalnya program Kampung Sadar Zakat di Kecamatan Sebatik Timur ini bukan untuk saya lombakan, tapi untuk memajukan dunia perzakatan. Tapi saat tahu ada lomba Penyuluh Teladan dan program sudah berjalan, kami ikutkan pada Pemilihan Penyuluh Teladan Tingkat Kabupaten Nunukan," ungkap Salmiah di Sebatik Timur melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Rabu (2/6/21).
Wanita kelahiran Sungai Nyamuk, 9 Oktober 1987 ini mengaku bersyukur saat ditetapkan sebagai Penyuluh Teladan Tingkat Kabupaten Nunukan. Dirinya berharap, inovasi Kampung Sadar Zakat ini bisa terus diperjuangkan hingga menjadi juara pada Pemilihan Penyuluh Teladan Tingkat Provinsi dan Nasional Tahun 2021.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur kepada Allah SWT, dan berterima kasih kepada semua pihak yang senantiasa mendukung apa yang kami capai. Capaian ini tidak membuat kami puas. Kami akan terus memotivasi diri agar terus berbuat baik. Semoga inovasi Kampung Sadar Zakat di Sebatik Timur ini bisa juara di tingkat Provinsi dan Nasional," tambahnya.
Salmiah menambahkan, program ini terinspirasi dari kebiasaan masyarakat Sebatik Timur yang gemar bersedekah. Namun, masyarakat belum banyak yang tahu perbedaan antara sedekah dan kewajiban berzakat.
"Akhirnya kami inisiasi program dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Kami berkeliling untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar juga mengeluarkan zakat yang merupakan kewajiban bagi umat Islam yang mampu," tambahnya.
Usai diresmikan pada Oktober 2019, capaian pengumpulan zakat di Sebatik Timur mengalami peningkatan pesat. Pada tahun 2018 terkumpul sebesar Rp 43.113.000, tahun 2019 sebesar Rp 100.039.250 dan pada tahun 2020 sebesar Rp 223.065.224.
"Alhamdulillah pada 2021 ini dari bulan Januari sampai Mei 2021 sudah terkumpul sekitar 300 juta rupiah," terangnya.
Menurutnya, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam program Kampung Sadar Zakat Sebatik Timur tak lepas dari dukungan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Utara, Bupati Nunukan, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Nunukan, Ketua Baznas Nunukan, Camat Sebatik Timur, Kepala KUA Sebatik Timur dan kerja keras para Penyuluh Agama Islam yang menjemput dan mendata capaian zakat.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



