Gunungkidul, Bimas Islam --- Program Wakaf Uang Digital atau yang dikenal dengan PWUD di Kantor Urusan Agama (KUA) Semin semakin dikenal masyarakat. Hal tersebut diakui oleh Kepala KUA Semin, Saefulloh.
Saefulloh menjelaskan, suksesnya PWUD menjadi bukti kepedulian masyarakat di wilayah Gunungkidul, khususnya Semin, terhadap sesama sangat tinggi. Dia mengaku, hasil PWUD dimanfaatkan untuk membantu masyarakat miskin dan UMKM.
"Nantinya penggunaan dan pemanfaatan wakaf uang untuk membantu masyarakat miskin dan pendampingan UMKM yang mengalami kesulitan modal," kata Saefulloh melalui pesan tertulis kepada bimasislam pada Sabtu (14/5).
Sejak PWUD diluncurkan pertama kali, Saefulloh mengaku langsung tancap gas melakukan sosialisasi kepada pasangan calon pengantin. Menurut dia, banyak pasangan pengantin (Catin) yang tertarik mengikuti program tersebut.
"Sejak awal kita gencar melakukan sosialisasi kepada pasangan catin. Karena salah satu target dari program PWUD ini adalah pasangan catin. Program ini sifatnya keikhlasan. Jika mereka tidak berkenan, kita tak memaksa, sebab ini bersifat sukarela," ujar Saefulloh.
Saefulloh menambahkan, dalam waktu dekat, Kantor Kemenag Gunungkidul mengembangkan program Swakarta atau Pusat Wakafpreneur Kecamatan sebagai bagian dari perluasan program PWUD. "Dalam waktu dekat, Pak Kepala akan merilis program ini di seluruh KUA di Gunungkidul," ujarnya.
Saefulloh menjelaskan, program Swakarta nantinya akan menggandeng mitra seperti Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS PWU), Lembaga Keuangan Mikro BMT, Dinas Koperasi (Dinkop) UMKM, Dinas Sosial, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), serta Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Kampus.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Gemah Asri KUA Gedebage, Dirjen Bimas Islam Ajak Berubah Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Bandung, Bimas Islam == Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) terus mendorong percepatan transformasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik…



