Jakarta, Bimas Islam --- Orang yang berpuasa akan mendapatkan kesehatan jasmani dan rohani. Kesehatan ini merupakan syarat bagi seseorang dalam melaksanakan berbagai aktivitas keseharian, keagamaan, maupun dalam tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Hal inilah yang disampaikan Kasubdit Bina Kepenghuluan Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag, Anwar Sa'adi dalam Kuliah Zuhur Masjid Al-Ikhlas di Kantor Kemenag Pusat, Jl. Mh. Thamrin 6, Jakarta, Selasa (5/4/22).
"Orang yang puasanya khusyuk dan menghayati spirit puasa maka dia akan memiliki kesehatan fisik, rohani, mental, dan sosial," ungkap Anwar dalam kajian yang ditayangkan di kanal Youtube Bimas Islam TV.
Anwar menambahkan, kesehatan fisik dan mental yang didapatkan pelaku puasa lantaran menjalani kebiasaan positif. Anwar menggarisbawahi pentingnya kedisiplinan sebagai syarat utama mendapatkan kesehatan fisik dan mental.
"Orang yang berpuasa berlatih disiplin waktu, berbuka, sahur, makan, dan menggunakan kesempatan untuk melakukan hal positif," tambahnya.
Kedisiplinan yang dijadikan kebiasaan ini, lanjut Anwar, akan membuat seseorang memiliki mental prima. Pemilik mental prima inilah yang mampu tampil optimal dalam berbagi bidang kehidupan.
"Secara mentalitas, semangat orang bertambah kuat saat puasa. Mentalitas menjadi prima, kinerja pun bertambah," harapnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



