Makassar, Bimas Islam --- Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Khaeroni, menginisiasi kegiatan pekan vaksinasi untuk keluarga besar Kementerian Agama se-Sulsel.
"Hingga saat ini pengendalian penyebaran virus Covid-19 belum stabil dan belum ada tanda-tanda penurunan secara signifikan, oleh karena itu tepat sekali kita berdiskusi bersama berkaitan dengan penanganan Covid-19 ini," kata Khaeroni dalam rapat koordinasi virtual dengan jajaranya, Kamis (29/7/2021).
Rapat koordinasi virtual itu dihadiri para pejabat eselon tiga dan empat lingkup Kanwil Kemenag Sulsel, Kakankemenag Kabupaten/Kota, para Kepala Madrasah, Kepala KUA, serta para pimpinan pondok pesantren.
Khaeroni menambahkan, pekan vaksinasi akan dilakukan secara bertahap selama 5 hari kerja kepada siswa/santri usia 12 tahun ke atas, tenaga pendidik dan kependidikan, ASN dan Non ASN, Penyuluh, dan Penghulu yang tersebar diseluruh Kabupaten/Kota.
"Kanwil Kemenag Sulsel telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulsel, Polri, dan TNI, serta berbicara banyak tentang Kementerian Agama yang memiliki puluhan ribu siswa, tenaga pendidik dan kependidikan, Penyuluh, Penghulu, Kepala Madrasah, dan Kepala KUA yang sampai saat ini belum divaksin," ujar Khaeroni.
Khaeroni melanjutkan, Kanwil Kemenag Sulsel telah diminta oleh Pemprov, TNI, Polri, dan Kabinda untuk segera mengajukan kebutuhan vaksin yang diperlukan oleh Kemenag Sulsel.
Khaeroni juga telah menginstruksikan Kakankemenag dan Satker, untuk segera membuat daftar rekapan seluruh pegawai, Penyuluh, Penghulu, dan siswa/santri yang belum divaksin.
"Ini penting, by name by addres, agar Pemda, TNI, Polri, sebagai penyedia vaksin mengetahui berapa jumlah vaksin yang kita butuhkan," tandasnya.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



