Tunisia, bimasislam --- Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional Tunisia ke-16 tahun 1440 H resmi ditutup oleh Menteri Agama Tunisia, Ahmed Azhoum. Penutupan MTQ dilaksanakan di Masjid Tertua di benua Afrika yang dibangun pada tahun 67 H yaitu Masjid Jami Zaetunah pada Kamis, 13 Desember 2018 dimulai pukul 10.00 waktu Tunisia.
Penutupan dihadiri Menteri Agama, para dewan hakim, seluruh peserta dan masyarakat Tunisia yg memenuhi ruang utama Masjid Jami Zaetunah. Hadir pula Kepala Atase Pendidikan, Sosial dan Budaya Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tunisia, Merita. Demikian dilaporkan Official delegasi asal Indonesia, Subhan Nur kepada bimasislam.
Dalam sambutannya, Sayyid Azhoum menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh dewan hakim yang berasal dari Mesir, Libanon, Aljazair, Kuwait, Maroko, Iran dan Tunisa.
“Musabaqah ini merupakan wujud penguatan peran pemerintah Tunisia dalam mengembangkan Alquran baik tahfizh, tafsir, dan tadabbur. Demikian pula apresiasi kami berikan kepada seluruh peserta atas penampilan terbaik dalam musabaqah ini”, ujar Azhoum.
Penampilan Memukau
Pada MTQ Internasional ke-16 ini, peserta Indonesia Muh. Ridho Abdul Wahhab meraih peringkat ke 9 dari 22 negara peserta. Penampilan berhasil memukau para dewan hakim dan peserta. Namun sayang, meski penampilannya mengundang decak kagum, Ridho Abdul Wahab gagal menjadi yang terbaik karena kesalahan teknis semata.
"Penampilan ridho sangat baik dan mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari para dewan hakim dan peserta. Namun penampilan Ridho melebihi batas maksimun waktu yaitu 10 menit, sedangkan peraturan MTQ di Tunisia jika penampilan melebihi 10 menit maka semua penilaian dihanguskan. Peraturan tersebut tidak tertulis sehingga kami tidak tahu, dan ini pengalaman untuk MTQ selanjutnya", ungkap Subhan Nur.
Adapun urutan pemenang MTQ Internasional ke-16 di Tunisia sebagai berikut:
1. Abdul Jamil Buatat (Maroko)
2. Ali Tubhan (Turki)
M. Hassan wahiji (Iran)
3. Hasan ma'lul (Tunisia)
4. Abdullah A Hassan (Kuwait)
5. Abd Rahman Barakat (Mesir)
6. Basyir bin Usman (Tunisia)
7. Umar Kaif (Aljazair)
8. M. Sholeh Abd Aziz (Libia)
9. M. Ridho Abd Wahab (Indonesia)
Penulis: Subhan
Editor: Syamsuddin
Foto: bimasislam
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



