Jakarta, Bimas Islam -- Imam Besar Masjid Istiqlal, KH. Nasaruddin Umar hadir sebagai narasumber kunci pada Rapat Kerja Majelis Dai Kebangsaan (MDK) di Jakarta Pusat, Kamis (27/10/22). Dengan pembawaan yang teduh, pria yang akrab disapa Prof Nasar ini mengingatkan para dai terkait 4 jalan menuju Allah.
Jalan pertama, ungkap Prof Nasar, melalui pintu ibadah. Ia menyebutkan, dai terdahulu kerap mengajak masyarakat menuju Allah melalui zikir, salat, dan aneka ibadah ritual lainnya.
Jalan kedua, papar Rektor Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur'an (PTIQ) Jakarta ini, melalui pintu sufistik. Tidak hanya terkait syariat, pendekatan sufistik mengedepankan rasa dan cinta yang cenderung batiniah. Prof Nasar mencontohkan, banyak dakwah berhasil dilakukan dengan pendekatan sufistik.
"Ketiga, mengajak masyarakat menuju Allah melalui amal sosial. Banyak orang yang tidak kuat berlama-lama beribadah sunah atau zikir ala sufi, tapi mereka rajin dan bersemangat melakukan amal sosial seperti membangun masjid, membantu korban bencana, dan seterusnya," paparnya.
Pada jalan ke-empat, Prof Nasar menyebutnya dengan jalan Insan Kamil. Dai ini menggunakan kombinasi antara ketiga langkah untuk mengajak umat manusia ke jalan Allah.
"Dia kuat ibadah, seorang sufi, sekaligus getol beramal sosial. Di mana pun posisi kita, terus ajak masyarakat ke jalan Allah. Kenalkan Islam jangan hanya dari satu pintu, tapi dengan multi pendekatan," tegasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



