Surabaya, Bimas Islam -- Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi memuji kinerja Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas selama 2022. Menurut Ashabul Kahfi, selama kepemimpinan Menag Yaqut, Kemenag mengalami banyak kemajuan yang cukup signifikan.
"Pak Menteri telah menorehkan banyak prestasi pada tahun 2022 lalu, baik dalam bidang reformasi birokrasi, komunikasi publik, maupun moderasi beragama," kata Ashabul Kahfi yang ikut memberikan sambutan pada Rakernas Kemenag 2023 secara daring, Sabtu (4/2/2023).
"Banyak perubahan yang baik di Kemenag. Ini dibuktikan dengan banyaknya penghargaan yang diterima," tambahnya.
Menurutnya, perkembangan yang paling terasa signifikan adalah terkait kerukunan antarumat beragama. Dia mengungkapkan, rentang Januari hingga September 2022 tercatat terjadi 32 kasus yang berkaitan gangguan terhadap rumah ibadah, jauh lebih sedikit apabila dibandingkan dengan 2021.
"Subindikator Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan pada indikator Hak Sipil dan Politik atau Sipol juga mendapatkan skor tinggi yakni 3,7 dari rentang 1-7 dibandingkan subindikator lain," ungkap Ashabul Kahfi, mengutip data monitoring SETARA Institute.
Selain kerukunan antarumat beragama, Ashabul Kahfi juga memuji keberanian Menag Yaqut terkait usulan biaya haji 2023. Dia mengaku memahami usulan kenaikan biaya haji tersebut.
"Secara pribadi, pada prinsipnya saya dapat memahami alasan dibalik usulan kenaikan biaya haji oleh Kemenag. Tapi kita juga perlu mempertimbangkan agar tetap menjaga harmoni dan keselarasan sosial," ujar Ashabul Kahfi.
"Saya sangat memahami usulan kenaikan (biaya haji 2023) ini. Ini tidak mudah disampaikan, karena sesungguhnya kenaikan biaya haji ini lebih banyak dipicu oleh kenaikan beberapa komponen dari pihak Arab Saudi," tandasnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



