Bogor, bimasislam --- Direktorat Urais Binsyar menggelar Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Pengelolaan Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah dengan mengangkat tema “Penguatan Pemahaman, Pengamalan Dan Pelayanan Kehidupan Beragama”, di Hotel Ibis Styles Bogor Raya, Rabu (14/03).
Rakor yang dibuka langsung oleh Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin ini mengagendakan beberapa bahasan terkait program prioritas empat subdirektorat Urais Binsyar tahun 2018.
Dalam sambutannya Dirjen menekankan dua acuan penting yang dapat dijadikan koridor kerja Direktorat Urais Binsyar saat menerjemahkan program, yaitu pada aspek bimbingan dan layanan.
“Ada dua aspek penting yang perlu saya tekankan kembali pada rakor kali ini, yaitu aspek bimbingan dan layanan, di mana kedua hal tersebut sangat melekat pada arah program kerja kita, baik di sub Kemasjidan, Hisab Rukyat Syariah, Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik maupun Kepustakaan Islam, ungkap Amin.
Dengan bersandar pada dua landasan yang juga merupakan indikator turunan dari Visi Misi Ditjen Bimas Islam tersebut, Amin optimistis dengan arah kerja organisasi yang akan lebih konkrit terukur dan sistematis, sehingga dapat bermanfaat luas bagi kepentingan umat di masa mendatang.
Melalui sesi awal tentang “Rancangan Awal RKP Tahun 2019, Bidang Pendidikan dan Agama yang dibawakan oleh Direktur Pendidikan dan Agama Kementerian PPN/Bappenas Hadiat, terlihat jelas bagaimana sebuah relevansi masing-masing pembahasan, yaitu antara fungsi bimbingan dan layanan yang dijalankan direktorat UraisBinsyar sebagai indikator kinerja, dengan angka-angka penargetan sebagai barometer program yang bernilai kuantitatif, dapat ditemukan.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Urais Binsyar, Juraidi, turut menegaskan tentang pentingnya garis koordinasi dan pola sinkronisasi yang dipupuk kuat antara pusat dan daerah guna membuktikan peran teguh pemerintah dalam melakukan bimbingan dan layanan keagamaan bagi masyarakat Islam di Indonesia.
“Garis koordinasi dan penguatan pola sinkronisasi yang dibangun melalui rakor kali ini saya kira harus selalu diperkuat, karena merupakan pintu masuk bagi pemerintah untuk melakukan pelayanan umat yang lebih luas dan maslahat, tegas Juraidi.
Hadir dalam momen rakor yang akan berlangsung selama tiga hari ini (14-16/03), Kepala Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kanwil Kemenag seluruh Indonesia, pejabat esselon III dan IV pada Direktorat Urais Binsyar dan staf di lingkungan Ditjen Bimas Islam Pusat.
Penulis: Syafaat
Editor: Jamal M Marki
Foto: AanAnsori
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



