Bogor bimasislam --- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Ditjen Bimas Islam, Muhammad Agus Salim, menyampaikan pesan tentang pentingnya peran Penyelenggara Syariah dan Bimas Islam dalam mempertajam program-program Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah di masyarakat. Pesan penting Direktur tersebut disampaikan di hadapan 90 orang peserta Rapat Koordinasi Nasional Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, bertempat di Hotel Arch Bogor, Minggu (28/4).
“Keberadaan Direktorat Urais dan Binsyar ini adalah ruh dari organisasi besar Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, hal itu dapat dilihat beragam jenis layanan mulai dari Hisab Rukyat Syariah, Kemasjidan, Kepustakaan hingga Bina Paham Keagamaan dan Penanganan Konflik, dan tantangan selanjutnya adalah bagaimana upaya inovatif kita dalam mempertajam fungsi itu di tengah masyarakat”, ungkap Agus.
Agus pun menambahkan beberapa contoh materi layanan penting Direktorat Urais Binsar yang dapat lebih dipertajam yaitu di bidang Syariah dan Fikih yang menjadi langganan permintaan informasi rutin dan kebutuhan riil di tengah masyarakat.
“Berdasarkan data yang dimiliki oleh Direktorat ini, khususnya dalam layanan konsultasi Syariah pertanyaan tertinggi yang diajukan oleh masyarakat adalah terkait informasi syariah terutama hukum Islam, fikih, problematika makanan halal, kemasjidan, literasi bahkan hingga mawaris, dan untuk kesemuanya itu kita perlu memberikan pelayanan yang maksimal”, jelasnya.
Mengakhiri materinya, mantan pejabat di lingkungan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama itu memberikan catatan akhir, berkenaan dengan problem internal yang masih membayangi sruktur kerja Urais Binsyar yang ada di tingkat Kanwil Kemenag Provinsi hingga Kankemenag Kabupaten/Kota.
“Di tengah tuntutan besar masyarakat terhadap layanan Urais Binsyar, kita pahami bersama bahwa pekerjaan rumah meliputi struktur kerja kita yang masih belum sepenuhnya linear, dan diharapkan melalui Rapat Koordinasi Nasional ini ada jalan keluar yang maslahat dan segera”, pungkasnya.
Dijadwalkan sebagai narasumber lainnya, dalam pertemuan tersebut antara lain Dirjen Bimas Islam, Sesditjen Bimas Islam, Kabag Ortapeghum, Kabag Perencanaan dan Ketua Komisi VIII DPR RI.
Kegiatan rapat yang berlangsung selama 3 hari (28-30/4) ini, dihadiri 90 orang peserta terdiri dari Kepala Bidang Urais Binsyar, Penyelenggara Syariah dan pegawai di lingkungan Ditjen Bimas Islam.
Penulis: Syafaat
Editor: Syafaat
Foto: Bimasislam
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



