Jakarta, Bimas Islam --- Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1442H jatuh pada 13 April 2021. Ketetapan ini disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas usai menggelar Sidang Isbat Awal Ramadan 1442H/2021M, di Jakarta.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Majelis Ulama Indonesia Abdullah Jaidi menyampaikan Ramadan menjadi momentum untuk berlomba-lomba meningkatkan ibadah dan kesalehan sosial.
“Ada satu hal yang penting dalam ibadah Ramadan nanti, selain kita melaksanakan ibadah puasa, salat Tarawih dan ibadah yang lain yang menjadikan sebagai ibadah mahdah (aktivitas) kita, yang harus diingat adalah kesalehan sosial kita, kebersamaan kita dalam melaksanakan ibadah puasa, tapi kita juga harus memperhatikan saudara-saudara kita yang memerlukan bantuan kita,” ujarnya.
Dia mengajak, agar Ramadan bisa dijadikan momen untuk membantu para korban bencana agar bisa menjalani Ramadan dengan baik juga.
“Jadilah kita di bulan ramadan ini, menjadi orang-orang yang karim (murah hati), yang menyayangi satu terhadap yang lainnya, khususnya pada saat bulan ramdan ini ada saudara kita yang mengalami musibah yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur dan daerah lainnya,” ungkapnya.
Rasulullah SAW bersabda: sebaik-baiknya sedekah adalah sedekah di bulan Ramadan. “Semoga kita bisa berlomba-lomba dalam beribadah, tapi juga berlomba-lomba melaksanakan kesalehan sosial dan menjadikan kebersamaan kita,” katanya.
Dia berharap, semoga di tahun-tahun yang akan datang umat Islam tetap bersatu bersama-sama melaksanakan awal Ramadan, awal Idulfitri yang menjadi satu kesepakatan yang telah disampaikan.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



