Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Penerangan Agama Islam (Dirpenais) Kemenag, Syamsul Bahri memberikan arahan dalam Rapat Panitia Nasional Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) Nasional ke-26. Syamsul menyampaikan pentingnya ketulusan niat dalam gelaran musabaqah dua tahunan ini.
"Kita niatkan tulus dan ikhlas menjalankan tugas dan bakti kepada Tuhan, bangsa, dan negara sehingga tujuan STQH Nasional ke-26 bisa kita capai dan terhindar dari fitnah ," ungkap Syamsul di Kantor Kementerian Agama Pusat, Jalan MH. Thamrin 6, Jakarta Pusat, Selasa (21/9/21).
Syamsul menambahkan, STQH Nasional ke-26 bukan sekadar seremonial. Kegiatan ini diharapkan memberikan pengaruh besar di tengah masyarakat.
"Kita teguhkan komitmen, semangat, dan ruh jihad mengawal STQH Nasional ke-26 menjadi kegiatan yang berpengaruh besar bagi masyarakat dalam hal moralitas dan kecintaan kepada bangsa dan negara," tambah mantan Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur dalam rapat yang menerapkan protokol kesehatan ini.
Syamsul juga mengingatkan pentingnya terus berkoordinasi dan berkomunikasi serta memberikan apresiasi atas persiapan panitia daerah. Hal ini, lanjut Syamsul, didasari dengan spirit tolong menolong.
"Panitia Pusat itu pelayan dan koordinator. Saling menolong, saling memahami, dan memaklumi dengan Panitia Daerah," tandasnya.
Rapat Panitia Nasional dipimpin langsung Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin dan dihadiri Kasubdit Lembaga Tilawah dan Musabaqah Al-Qur'an dan Al-Hadis, Rijal Ahmad Rangkuty serta Panitia Pusat STQH Nasional ke-26.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



