Jakarta, bimasislam --- Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin memberi penghargaan kepada pegawai yang memasuki masa pensiun pada awal tahun 2019. Penghargaan tersebut diserahkan Dirjen dalam Rapat Pimpinan (Rapim) rutin para pejabat Bimas Islam yang digelar di Auditorium HM Rasjidi, Gedung Kementerian Agama, Jl. MH. Thamrin No.6, Jakarta, Jumat (5/1).
Tiga orang pejabat penerima penghargaan tersebut adalah Zainal Muttaqin (Kasubdit Lembaga Tilawah dan Musabaqah Alquran dan Alhadits pada Direktorat Penerangan Agama Islam), Syakirah (Kasi Pemberdayaan Masjid pada Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah), dan Sri Waluyani Mumtahinati (Kasi Administrasi Jabatan Fungsional Penyuluh Agama Islam pada Direktorat Penerangan Agama Islam).
Meski sederhana, jelas Dirjen, penghargaan tersebut diberikan sebagai ungkapan terima kasih atas pengabdian ketiga pejabat tersebut selama menjalankan tugas pada Ditjen Bimas Islam.
"Para pejabat yang memasuki masa pensiun ini sudah memberi banyak kontribusi bagi kemajuan Bimas Islam. Maka atas bakti dan pengabdian yang tulus tersebut, kami memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang setulus-tulusnya," kata Dirjen.
Sementara itu, mewakili penerima penghargaan, Zainal Muttaqien merasa terharu atas penghargaan tersebut. "Saya diundang hadir, rupanya ada penghargaan yang ingin diberikan oleh Pak Dirjen. Kami sungguh terharu dan mengucapkan ribuan terima kasih."
Muttaqien mengaku tersanjung, sebab tidak menyangka akan mendapat apresiasi tersebut di akhir masa pengabdiannya. Ia pun menitip pesan kepada Dirjen dan seluruh pejabat yang masih aktif, terkait sejumlah hal yang masih perlu diperbaiki.
"Di antaranya adalah perlunya nomenklatur resmi terkait istilah 'nikah' dan 'kawin'. Sebab undang-undangnya berbunyi Undang-undang Perkawinan, sementara dokumen yang diterima adalah Buku Nikah, menikahnya pun di Balai Nikah, bukan Balai Kawin", katanya. Ia berharap pemilihan kata tersebut dapat disesuaikan agar tidak tidak menimbulkan perbincangan yang menjurus pada spekulasi di tengah-tengah masyarakat.
Rapim perdana di awal tahun 2019 ini dihadiri oleh pejabat tinggi Ditjen Bimas Islam, yaitu Dirjen, sekretaris, dan seluruh direktur dalam formasi yang lengkap. Rapim diikuti oleh seluruh pejabat eselon 3 dan 4 di lingkungan Ditjen Bimas Islam.
Selain pemberian penghargaan kepada pegawai yang purna tugas, Rapim yang dimulai pukul 14.00 hingga pukul 16.00 WIB itu juga mendengarkan paparan Dirjen terkait evaluasi pelaksanaan anggaran tahun 2018, proyeksi program tahun 2019, penyerahan DIPA kepada masing-masing direktur, serta pemberian penghargaan kepada unit eselon 2 dan 3 yang berhasil melaksanakan realisasi anggaran tertinggi.
Penulis: sigit
Editor: sigit
Foto: bimasislam
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



