Aceh Tenggara, Bimas Islam --- Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Aceh Tenggara meluncurkan program KARSIMA (Laskar Toleransi dan Moderasi Beragama). Kepala Kankemenag Aceh Tenggara, Syaiful menjelaskan, program tersebut untuk merekatkan kerukunan.
“Moderasi beragama merupakan suatu keniscayaan di era modern sekarang ini. Di tengah pluralitas agama dan budaya, moderasi beragama memosisikan diri di tengah-tengah perbedaan,” terang Syaiful dalam arahannya pada peluncuran program tersebut di Aula MAN 1 Aceh Tenggara, Selasa (24/5).
Menurutnya, moderasi beragama merupakan cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengutamakan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan.
“Selain itu, moderasi beragama juga hendak mewujudkan kemaslahatan bagi masyarakat luas dengan berlandaskan prinsip adil, berimbang, dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan berbangsa," tambah Syaiful.
“Moderasi beragama bukanlah upaya memoderasikan agama. Moderasi beragama merupakan upaya memoderasikan pemahaman dan pengamalan kita dalam beragama,” imbuhnya.
Syaiful mengatakan, dengan diluncurkannya program KARSIMA diharapkan bisa mempererat hubungan antarumat beragama.
"Saya berharap dengan kegiatan penguatan moderasi beragama dan wawasan kebangsaan serta launching dan deklarasi KARSIMA mewujudkan kerukunan dan keharmonisan umat beragama di Kabupaten Aceh Tenggara," harapnya
Poin-poin program KARSIMA yang disepakati, yaitu:
1. Taat dan patuh terhadap Tuhan Yang Maha Esa,
2. Setia Kepada Pancasila, UUD 45', Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI sebagai Pedoman dalam berbangsa dan bernegara,
3. Menjadi garda terdepan dalam penguatan toleransi untuk kerukunan umat beragama,
4. Moderasi dan mencegah sejak dini gerakan intoleransi, radikalisme, terorisme demi keutuhan masyarakat.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



