Tangerang, Bimas Islam --- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kementerian Agama, Moh. Agus Salim mengungkapkan rasa bela sungkawa yang mendalam atas wafatnya Prof Hj Huzaemah Tahido Yanggo pada Jumat (23/7) pukul 06.10 WIB di RSUD Banten.
“Meninggalnya seorang yang alim adalah kematian alam. Kita sangat kehilangan seorang ulama perempuan yang kiprahnya sangat besar terhadap agama dan bangsa Indonesia,” tutur Agus kepada bimasislam di Tangerang, Jumat (23/7).
Agus menyatakan bahwa Prof Hj Huzaemah merupakan seorang ulama perempuan yang memiliki jasa besar dalam mengembangkan pendidikan Islam dan fikih perempuan.
“Satu-satunya perempuan pertama asal Indonesia tercatat berhasil meraih gelar doktor dengan predikat cumlaude dari Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir tahun 1981,” ungkap Agus.
Menurut Agus, selain memiliki andil besar dalam mewarnai diskursus keagamaan dan karier akademiknya di kancah internasional, sosok Prof Hj Huzaemah juga merupakan intelektual perempuan di Indonesia yang menjadi contoh bagi generasi perempuan masa kini.
Sebagaimana diketahui, Prof Hj Huzaemah merupakan rektor Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) Jakarta, guru besar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada jurusan Magister Pengkajian Islam, Dewan Pakar Pimpinan Pusat Muslimat NU, dan A'wan PBNU. Ia juga tercatat sebagai anggota Komisi Fatwa MUI sejak tahun 1987, dan Dewan Syariah Nasional MUI sejak tahun 2000.
Selain itu, Prof Hj Huzaemah juga tercatat sebagai anggota Tim Penyusun Tafsir Al-Quran Tematik Kementerian Agama (Kemenag RI 2007-2011), anggota Tim Penyempurnaan Tafsir (Tahlili) Kemenag (2003-2008), dan anggota Tim Penyempurnaan Terjemahan Al-Quran Kemenag (2016-2019).
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



