Bandung Barat, Bimas Islam --- Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Ditzawa) telah menunjuk KUA Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat sebagai pelaksana program KUA Percontohan Ekonomi Umat tahun 2022.
Salah satu calon penerima manfaat program Percontohan Ekonomi Umat KUA Kecamatan Cipeundeuy, Usman Solehudin menyampaikan harapannya agar usaha produksi telur asin miliknya dapat berkembang. Saat ini, lanjutnya, ia mampu memproduksi 1.500-2.000 butir telur asin setiap dua pekan.
"Untuk telur asin ini saya jual 35.000 rupiah per pak dengan isi 10 butir. Dari penjualan tersebut, saya mendapatkan untung bersih 15.000 rupiah," ungkap Usman.
Usman mengaku, apabila mendapatkan modal usaha dari program Percontohan Ekonomi Umat, ia menargetkan agar dapat menambah produksi usaha telur asin miliknya hingga 3.000-4.000 butir.
"Karena usaha ini cukup minim risikonya, paling hanya rusak atau pecah. Sejauh ini, belum ada dampak kerusakan yang cukup signifikan saat saya memesan telur bebeknya," imbuhnya.
Usman menambahkan, dalam memproduksi telur asin miliknya, ia tidak hanya memesan kepada peternakan bebek yang besar, namun juga turut membeli dari peternakan bebek yang ada di sekitar lingkungannya.
"Selain itu, banyak para siswa madrasah di sekitar sini yang senang membantu membersihkan telur bebek dan saya berikan upah untuk uang jajan mereka," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



