Jakarta, Bimas Islam -- Waryono Abdul Ghofur, secara resmi menjabat sebagai Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dir Zawa), Kementerian Agama usai dilantik oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan serta penandatanganan berita acara digelar di Auditorium HM Rasjidi Kementerian Agama, Jumat (11/8/2023).
Usai dilantik, Waryono menyampaikan, dirinya akan menjalankan tugas dan kewajiban sebagai pejabat Eselon II dengan optimal.
“Saya siap mengabdi dan bekerja. Untuk itu, hal pertama yang perlu saya lakukan adalah mengetahui partner kerja,” ungkapnya saat dihubungi wartawan Bimas Islam.
Lebih lanjut Waryono mengatakan, kerja sama yang baik dan terorganisasi menjadi poin penting dalam menjalankan program.
“Karenanya, zakat dan wakaf mesti menjadi perhatian bersama. Sebelum saya dilantik, informasi pertama yang saya peroleh adalah bahwa potensi zakat kita sangat besar. Karenanya, ini perlu dimaksimalkan dan dipikirkan bersama, agar potensi tersebut bisa dimanfaatkan dengan maksimal,” ujarnya.
Selain zakat, menurutnya, pengembangan sektor wakaf produktif juga penting untuk membangun kepercayaan dan memberi jaminan kesejahteraan kepada umat.
“Sebelum orang berbicara tentang wakaf produktif, sesepuh kami telah mempraktikkan hal itu. Mereka berwakaf untuk membiayai operasional madrasah, menggaji guru-guru, dan lainnya. Ini menjadi bukti pentingnya realisasi wakaf produktif untuk memberi jaminan kesejahteraan kepada umat,” pungkas Waryono.
Wcp/Mr



