Depok, Bimas Islam --- Gelaran Festival Seni Ramadan (FSR) 2021 secara resmi ditutup oleh Kepala Makara Art Center (MAC) Universitas Indonesia (UI), Ngatawi Al-Zastrouw di Gedung MAC UI, Depok, Jumat (30/4/21) malam.
Dalam sambutannya, Ngatawi berharap FSR 2021 yang dihelat selama 4 hari ini menjadi sarana terwujudnya moderasi beragama yang merupakan program unggulan Kementerian Agama (Kemenag).
"Semoga FSR 2021 menjadi sarana untuk melembutkan dan menyejukkan hati sehingga moderasi bergama bisa benar-benar tercipta. FSR 2021 ini tidak hanya mencerminkan kehidupan beragama yang toleran tetapi juga mengamalkan Pancasila dan gotong royong. Semoga moderasi beragama tertanam dalam kehidupan bangsa Indonesia," ungkap Ngatawi.
Secara khusus, Ngatawi menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Penerangan Agama Islam Ditjen Bimas Islam Kemenag dan Universitas Indonesia yang telah bekerja sama menyukseskan FSR 2021 ini.
"Pendekatan seni budaya merupakan sarana efektif dan komunikatif untuk bertaaruf, silaturahmi melalui virtual dan offline dengan menerapkan protokol kesehatan. Selama 4 hari berkreasi menumpahkan kreativitas generasi muda melalui seni musik, rupa, suara, dan sebagainya," tambahnya.
Penutupan FSR 2021 diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Ketua MUI Pusat, Ustaz Cholil Nafis. Hadir dalam acara ini, Wakil Ketua Komisi 9 DPR RI, Nihayatul Wafiroh, Kasubdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam, Sayid Alwi Fahmi.
Acara penutupan juga dikemas dengan tausiah dan gelaran musik religi. Hadir sebagai pengisi acara sejumlah pelantun lagu religi, Derry Sulaiman, Ray Sanjaya, Ajeng Umma, Go'a, Raja Band, dan Dick Doank.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



