Polewali Mandar, Bimas Islam -- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor meresmikan depot air minum yang dikelola Pondok Pesantren Modern (PPM) Darul Mahfudz, Minggu (16/10/2022). Depot air minum ini mendapat bantuan Kemenag dalam program Inkubasi Wakaf Produktif senilai 100 juta rupiah.
Tarmizi menyampaikan, program Inkubasi Wakaf Produktif bertujuan agar aset wakaf dapat bernilai ekonomis. Menurutnya, aset wakaf di Indonesia hanya berkutat pada urusan keagamaan dan pendidikan.
"Dengan bantuan ini, aset wakaf yang dikelola nazir dapat lebih mempunyai nilai manfaat kepada para mauquf 'alaih. Nazir harus mengembangkan usaha ini dari bantuan tersebut," ujar Tarmizi.
Tarmizi mengungkapkan, aset wakaf di Indonesia sangat besar. Namun, ia mengatakan, yang mempunyai nilai ekonomis hanya sekitar 9 persen dari seluruh aset wakaf yang ada.
"Tahun ini, kami telah menunjuk 12 nazir untuk mengembangkan aset wakaf yang dikelolanya melalui bantuan program Inkubasi Wakaf Produktif. Salah satunya, ada di PPM Darul Mahfudz ini," pungkasnya.
Sementara itu, Direktur PPM Darul Mahfudz, M. Dinar Faisal menyatakan siap untuk mengemban amanah dari pemberian bantuan program Inkubasi Wakaf Produktif. Ia berharap, bantuan ini dapat memberi motivasi bagi para santri di PPP Darul Mahfudz.
"Semoga bantuan ini dapat memberikan banyak manfaat bagi para santri di PPM Darul Mahfudz dan lingkungan sekitarnya," ujar Dinar.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



