Bogor, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin inginkan adanya inovasi dalam tata kelola arsip agar lebih produktif dan bermanfaat. Hal ini disampaikan dirinya saat memberikan arahan pada acara peresmian Gedung Arsip Ditjen Bimas Islam di kompleks Unit Percetakan Al-Qur'an (UPQ) Kementerian Agama, Ciawi, Kabupaten Bogor pada Kamis (3/6).
"Pengelolaan arsip jangan hanya berhenti di sini dan biasa-biasa saja tanpa ada langkah inovatif. Mari kita menggunakan otoritas ini lebih produktif dan bermanfaat agar menjadi amal jariyah bagi kita semua," ujar Kamaruddin dalam arahannya.
Kamaruddin mengatakan dengan adanya gedung arsip baru ini, maka jajaran Bimas Islam harus mempunyai sebuah terobosan konkrit agar tata kelola arsip ke depannya dapat lebih baik.
"Tata kelola kearsipan itu sangat fundamental sekali dalam sebuah lembaga dan organisasi. Kita bisa mencontoh Arsip Nasional untuk menjadi model tata kelola arsip kita ke depan,"
Usai memberikan arahan, Kamaruddin meresmikan Gedung Arsip Ditjen Bimas Islam dengan prosesi pengguntingan pita, dilanjutkan dengan peninjauan langsung fasilitas yang berada di dalam gedung.
Sejumlah pejabat Kemenag yang turut meninjau Gedung Arsip ini di antaranya Sekretaris Ditjen Bimas Islam M. Fuad Nasar, Kepala Biro Umum Setjen Kemenag Yayat Supriyadi, Direktur Urais Binsyar Moh. Agus Salim, Direktur Penais Syamsul Bahri, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tarmizi Tohor, dan Kepala Unit Percetakan Al-Qur'an Jamaluddin Marky.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



