Jakarta, Bimas Islam -- Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin memaparkan Grand Design Bimas Islam sebagai respon tantangan di era digital. Penjelasan Grand Design ia sampaikan dalam Rakernas Bimas Islam 2023 yang digelar di Hotel Mercure, Ancol, Selasa (14/2/2023). Ia menjabarkan relasi antara generasi milenial dan generasi Z dengan akses internet, serta hubungannya dengan moderasi beragama.
"Kita tengah menghadapi masyarakat dengan tingkat literasi digital sangat bagus, modern, kritis, dan globalized," ucap Kamaruddin.
"Tantangannya saat ini adalah kemunculan sejumlah paham keagamaan yang dapat dipelajari dari internet. Islam harus responsif terhadap realitas dan kehidupan masa kini. Harus bicara tentang demokrasi, HAM, dan isu-isu global," ujar Kamaruddin.
Dirjen merancang tiga strategic goals, yaitu meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam, meningkatkan mutu pelayanan keagamaan, dan meningkatkan kualitas kehidupan beragama. Strategi tersebut diimplementasikan dalam program unggulan Bimas Islam tahun 2023, di antaranya Masjid Pelopor Moderasi Beragama, Revitalisasi KUA, Kampung Zakat dan Kota Wakaf, serta Majelis Dai Kebanggsaan dan Kampung Moderasi.
Pemaparan Grand Design tersebut dihadiri sejumlah pejabat eselon II, yaitu Plt. Sesjen Bimas Islam, serta para Kabid Bimas Islam seluruh Indonesia.
(FN/MR)



