Jakarta, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin ingin merevitalisasi Unit Percetakan Al-Quran (UPQ). Keinginan tersebut dilakukan agar UPQ menjadi salah satu destinasi wisata masyarakat luas.
“Saya ingin Bimas Islam memiliki UPQ berstandar Internasional, sehingga dapat dijadikan destinasi wisata yang menarik untuk masyarakat,” katanya saat membuka FGD ‘Revitalisasi Unit Percetakan Al-Qur’an Berstandar Internasional’ di Hotel Morrisey, Jakarta, Rabu (3/2).
Dirjen meyakini, kalau UPQ memiliki daya tarik dengan standar berkualitas internasional, dari bangunan, mesin sampai bahan baku, masyarakat akan datang dan bisa menjadi salah satu ikon peradaban Islam di Indonesia berkelas Dunia.
“Untuk membangun peradaban Islam harus dimulai dengan Al-Quran, dan menghadirkan percetakan Qur'an berkelas dunia adalah salah satu elemen untuk menghadirkan peradaban Islam di Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya, rencana menjadikan UPQ sebagai destinasi wisata, sejalan dengan pemerintah yang saat ini sedang membangun Museum Rasulullah di Kawasan Ancol.
“Jika kita segera melakukan revitalisasi, destinasi religi di Indonesia akan hadir. Karena Museum Rasulullah dan UPQ akan menjadi satu kesatuan,” pungkasnya.
Acara FGD ‘Revitalisasi Unit Percetakan Al-Qur’an Berstandar Internasional’ dihadiri oleh Direktur Urais Agus Salim, Direktur Penerangan Agama Islam Juraidi, dan Kepala UPQ Jamaluddin M. Marki dan sejumlah pejabat lainnya. (Tommy)
(Sigit)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



