Jakarta, Bimas Islam -- Staf Khusus (Stafsus) Menteri Agama, Hasanudin Ali menyampaikan, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap KUA meningkat sejak digulirkannya Revitalisasi KUA sebagai program prioritas Kemenag.
Hal tersebut disampaikannya saat berbicara pada Rapat Koordinasi Penguatan Revitalisasi KUA di Jakarta, Minggu (9/4/2023).
"IKM terhadap KUA meningkat signifikan sejak 2018 hingga 2022, seiring dengan ditetapkannya Revitalisasi KUA sebagai program prioritas Kemenag," ungkap Hasanudin Ali.
Merujuk data IKM KUA, Stafsus memaparkan, pada 2018 kepuasan masyarakat terhadap KUA berada pada poin 80,33, pada 2019 mencapai 77, 28, tahun 2021 menyentuh angka 78,90, dan 2022 terus meningkat hingga 83,28 poin.
"2020 kita tidak sertakan analisis, karena saat itu hanya dilakukan di pulau Jawa, tidak menyebar secara nasional," tambahnya.
Ia mengatakan, kenaikan IKM yang mencapai 83,28 poin menjadi tantangan ke depan. "Karena teorinya, semakin tinggi IKM, semakin tinggi ekspektasi masyarakat. Ketika harapan meningkat, semakin berat memberi layanan publik," ujarnya.
Ia pun mengingatkan seluruh stakeholder yang terkait dengan pelayanan KUA untuk bekerja lebih keras dan menjaga konsistensi, agar peningkatan kepuasan masyarakat terhadap layanan KUA terus berlanjut.
Kegiatan Rapat Koordinasi Penguatan Revitalisasi KUA yang digelar selama tiga hari, Sabtu hingga Senin (8-10/4/2023) ini juga dihadiri Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Zainal Mustamin, serta Kasubdit Bina Keluarga Sakinah Agus Suryo Suripto. Peserta dalam kegiatan ini terdiri dari utusan Kanwil Kemenag Provinsi, para Kepala Bidang dan Kepala Seksi Bimas Islam seluruh Indonesia.
Mr



