Kendari, Bimas Islam --- Kasubdit Bina Kelembagaan KUA Ditjen Bimas Islam, Wildan Hasan Syadzili menyatakan, Revitalisasi KUA yang merupakan program prioritas Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menargetkan KUA sebagai rumah Moderasi Beragama. Hal ini disampaikan Wildan saat melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Tenggara (Sultra) beberapa waktu lalu.
"Revitalisasi KUA menargetkan KUA sebagai rumah moderasi beragama, pusat pemberdayaan ekonomi, dan pusat layanan keagamaan," jelas Wildan di Kendari, Minggu (29/5/22).
Sebagai rumah moderasi beragama, tambah Wildan, pegawai KUA memberikan layanan secara profesional tanpa melakukan diskriminasi. Layanan diberikan secara prima tanpa membedakan suku dan agama masyarakat.
"Moderasi beragama merupakan cara berpikir, bersikap, dan bertindak sehingga tidak ada satu pun warga Kemenag yang terfikir dan terbersit melakukan diskriminasi layanan dan membedakan warga negara," terangnya.
"Apapun latar belakang warga negara yang datang ke KUA harus dilayani dengan sempurna," tambahnya.
Wildan menghadiri sejumlah kegiatan dalam kunjungan kerja ke Sulawesi Tenggara. Selain sebagai narasumber pada Focus Group Discusssion (FGD) Revitalisasi KUA Tingkat Sultra Tahun 2022, Wildan juga menjadi narasumber pada Podcast Warta Moderasi Kemenag Sultra.
Wildan juga mengunjungi Graha Moderasi Beragama didampingi Kakanwil Kemenag Sultra, Zainal Mustamin dan Kabid Urais Binsyar Kanwil Kemenag Sultra, Jamaluddin.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Dukung Keberlanjutan PaRD, Perkuat Kerja Sama Agama dan Pembangunan
Bangkok, Bimas Islam — Kementerian Agama (Kemenag) berkomitmen mendukung keberlanjutan International Partnership on Religion and Sustainable Development…



