Jakarta, Bimas Islam --- Direktorat Penerangan Agama Islam (Penais) Kementerian Agama (Kemenag) mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Standar Layanan Penyuluh Agama Islam (PAI) Dukungan Program Revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA). Bimtek ini merupakan sarana meningkatkan kapasitas PAI di KUA yang akan direvitalisasi.
Ketua Panitia Bimtek, Amirullah menyampaikan, peningkatan kapasitas PAI merupakan bagian dari revitalisasi KUA di bidang sumber daya manusia (SDM).
"Selain sarana dan prasarana, Revitalisasi KUA juga menyasar SDM. SDM di KUA antara lain ada penghulu dan penyuluh. Pada Bimtek ini, penyuluh tidak hanya mendengar, tetapi lebih pada peningkatan kompetensi, kapasitas, perubahan paradigma, dan perubahan pola pikir," ungkap Amir saat ditemui di lokasi Bimtek di Novotel Mangga Dua, Jakarta Utara, Kamis (22/4/21).
Selama empat hari sejak Senin (19/4/21), tambah Amir, peserta yang merupakan penyuluh di enam KUA model revitalisasi ini diberi berbagai materi terkait program kerja Kemenag, kepemimpinan, membangun jejaring, dan keterampilan menyelesaikan masalah serta materi lainnya.
"Kita tingkatkan kapasitas penyuluh terkait siapa mereka dan perannya apa. _Outputnya_, mereka menjadi lebih baik, lebih tangguh, memiliki visi _sense of belonging_ terhadap KUA sekaligus unsur Kemenag yang perannya amat penting," tambahnya.
Ditemui di lokasi yang sama, Sekretaris Panitia, Alif Purwoko menyampaikan, Bimtek dibuat dengan metode partisipasi dan praktik sehingga peserta aktif mengikuti setiap paparan yang disampaikan narasumber.
"Misalnya ada materi tentang cara membuat konten publikasi layanan kepenyuluhan secara praktis melalui ponsel. Termasuk membuat konten branding layanan KUA secara utuh sehingga tidak lagi tentang nikah dan rujuk saja," terangnya.
Bimtek yang dihelat oleh Direktorat Penerangan Agama Islam (Penais) ini dibuka secara resmi oleh Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin pada Senin (19/4/21). Pada Selasa (20/4/11) empat Direktur di Ditjen Bimas Islam menyampaikan paparan bersamaan dalam satu forum.
Bimtek yang diikuti 60 penyuluh dari 6 KUA model revitalisasi ini ditutup secara resmi oleh Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar pada Kamis (22/4/21) siang. Bimtek dilangsungkan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



