Banjarmasin, Bimas Islam -- Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Islam Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhammad Tambrin berharap, revitalisasi KUA dapat menyempurnakan standar pelayanan masyarakat.
“Revitalisasi KUA diharapkan mampu memberikan pelayanan yang terbaik yang dapat memuaskan masyarakat,” ujar Tambrin saat membuka secara resmi kegiatan Capacity Building Revitalisasi dalam pengelolaan Sarana-prasarana KUA tingkat Provinsi Kalsel tahun 2023 di Hotel Jelita Banjarmasin, Kamis (2/3/2023).
Tambrin mengatakan, pelayanan KUA harus sederhana, mudah, memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP), cepat, efektif dan efisien, transparan, ekonomis, layak, memadai, serta dapat memanfaatkan sumber daya yang ada.
“Dengan mengimplementasikan poin-poin penting tersebut diharapkan standar pelayanan publik yang sempurna dapat terlaksana dengan baik, didukung juga dengan peningkatan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia), dan sarana-prasarana yang ditingkatkan,” ujarnya.
Tambrin menambahkan, revitalisasi KUA adalah program unggulan dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk mewujudkan kualitas sumber daya manusia, sistem informasi, peningkatan sarana-prasarana, dan sejumlah program alternatif di KUA guna memberi manfaat kepada masyarakat. Program ini, imbuhnya, juga merupakan ikhtiar Kemenag agar KUA sebagai pusat layanan keagamaan lebih prima, kredibel, dan moderat.
Selanjutnya, ia juga memaparkan empat poin penting tujuan kegiatan ini, di antaranya meningkatkan kualitas beragama, memperkuat peran KUA dalam mengelola kehidupan keberagaman, serta memperkuat program dan layanan kegamaan.
“Terakhir, untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan KUA sebagai pusat layanan keagamaan,” pungkasnya.
Msk/Mr



