Yogyakarta, Bimas Islam --- Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi DI. Yogyakarta siap meningkatkan layanan di KUA sebagai bentuk keterlibatannya dalam program revitalisasi KUA. Hal tersebut disampaikan Kabid Urais Kanwil Kemenag DI. Yogyakarta, Jauhar Mustofa.
“Sebagai bagian dari keluarga Kementerian Agama, kami sangat mendukung dan siap terlibat dalam menyukseskan program revitalisasi KUA,” terang Jauhar dalam sambutannya pada pembukaan Bimtek Layanan Bidang Urais dan Binsyar Bagi Penghulu, Penyuluh KUA Revitalisasi se-Provinsi DI. Yogyakarta di Hotel Grand Mercure, Ahad (19/6) malam.
Dia mengatakan, 8 KUA yang direvitalisasi pada 2021 di wilayah DI. Yogyakarta telah membuktikan diri memiliki kualitas layanan baik. Hal tersebut, menurutnya, dapat disaksikan dari banyaknya tamu dari berbagai provinsi yang mengajukan diri untuk melakukan kunjungan.
“Sekarang ini banyak tamu dari berbagai provinsi yang antre untuk melakukan kunjungan ke KUA yang ada di DI. Yogyakarta. Untuk pekan depan, sudah ada dua provinsi yang mengirim surat untuk berkunjung. Tentu ini merupakan bukti bahwa layanan KUA kita dipandang banyak orang,” katanya.
Menurutnya, layanan di KUA tidak hanya sebatas pernikahan saja, termasuk di dalamnya layanan bidang Urais meliputi hisab rukyat dan syariah, kemasjidan, kepustakaan, hingga bina paham keagamaan. Melalui revitalisasi KUA, dia berharap bisa mengubah pandangan masyarakat terhadap KUA.
“Selama ini orang memandang bahwa KUA hanya tempat pernikahan saja, padahal layanan di KUA cukup banyak, termasuk di dalamnya bidang Urusan Agama Islam. Kami berharap melalui revitalisasi KUA ini masyarakat semakin paham terhadap layanan-layanan di KUA,” katanya.
Hadir dalam kegiatan yang digelar Direktorat Urais dan Binsyar Ditjen Bimas Islam Kemenag ini, Direktur Urais dan Binsyar Adib, Kasubdit Hisab Rukyat dan Syariah Ismail Fahmi, Koordinator Fungsi Kepustakaan Islam Abdullah Alkholis, Kasubdit Kemasjidan Ahmad Zamroni, serta Kasubbag TU Direktorat Urais dan Binsyar Fathur Rozi.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



