Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama akan segera melakukan launching revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai fungsi pelayanan bagi masyarakat agar lebih maksimal. Dalam waktu dekat, enam KUA menjadi percontohan program tersebut, yakni KUA Kuningan, Banjarnegara, Yogyakarta, Makassar, Sidoarjo, dan Lampung.
Menanggapi program ini, Kepala Kanwil Kemenag Jabar, Adib menyambut positif hal tersebut. Menurutnya, dengan adanya program revitalisasi KUA, maka mereka mempunyai regulasi yang jelas untuk lebih optimal dalam pelayanan publik.
"Layanan di KUA itu sebenarnya sudah cukup bagus, hanya perlu peningkatan saja, karena ada sepuluh layanan disana. Sembilan diantaranya ada di Bimas Islam, dan satu untuk haji," ungkap Adib saat dijumpai dalam acara 'Bimbingan Teknis Pengelolaan Jejaring Lokal KUA Kecamatan', di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (24/3).
Adib mengaku cukup senang terdapat satu KUA di wilayahnya yang akan menjadi percontohan program revitalisasi KUA yakni di Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan. Ia berharap ke depan akan menjadi role model dari KUA lainnya, baik dari sisi fasilitas, sarana, dan prasarananya.
"Sebagaimana disampaikan oleh Gus Menteri, tidak boleh ada diskriminasi dalam hal pelayanan. Kemudian harus layak, transparan, akuntabel, dan meminimalisir adanya komplain. Jadi harus fokus terhadap pelayanan yang maksimal," tutupnya.
Pada tahun ini, Ditjen Bimas Islam menargetkan sebanyak 100 KUA yang akan direvitalisasi. Hal ini sesuai dengan arahan dari Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas agar mempercepat pelayanan keagamaan sesuai kebutuhan masyarakat saat ini.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



