Surabaya, Bimas Islam --- Tenaga Ahli Menteri Agama, Hasanuddin Ali mengatakan, KUA merupakan etalase layanan Kemenag di tingkat kecamatan. Katanya, KUA harus terus dibenahi karena langsung memberikan layanan kepada masyarakat.
"KUA merupakan etalase Kemenag di tingkat kecamatan. KUA ibarat show room atas semua layanan Kemenag. Karena ibarat etalase dan show room , maka pelayanan publik di KUA harus terus disempurnakan," ungkap Hasan di Surabaya, Rabu (15/6/22) malam.
Di hadapan peserta Bimtek Petugas Layanan KUA di Provinsi Jawa Timur ini, Hasan menambahkan, layanan KUA tidak hanya pernikahan dan rujuk. KUA, lanjutnya, juga memberikan layanan keagamaan seperti zakat, wakaf, kemasjidan hingga Moderasi Beragama.
"Itulah salah satu alasan lahirnya Revitalisasi KUA dan akhirnya menjadi satu dari tujuh program prioritas Menteri Agama Gus Yaqut Cholil Qoumas," tambahnya.
Hasan menambahkan, Revitalisasi KUA yang dimulai pada 2021 telah dilaksanakan di 106 KUA. Sedangkan pada 2022, Revitalisasi KUA sedang dilaksanakan di 400 titik dari target 1.000 KUA.
"Perbaikan layanan KUA melalui Revitalisasi KUA merupakan komitmen Gus Yaqut sejak awal dilantik sebagai Menteri Agama oleh Presiden Jokowi," tegasnya.
Hadir dalam kegiatan ini, Kabid Urais Binsyar Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Misbahul Munir dan Analis Kebijakan pada Seksi Bina Kelembagaan KUA Wilayah II Ditjen Bimas Islam, Hilda Inayah. Bimtek diikuti 69 peserta yang merupakan perwakilan KUA dari Provinsi Jawa Timur dan Kalimantan Tengah.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



