Palembang, Bimas Islam --- Revitalisasi KUA yang menjadi program prioritas Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas merupakan upaya Kemenag dalam meningkatkan kualitas kehidupan umat beragama. Hal ini seperti disampaikan Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar saat menutup secara daring Bimtek Petugas Layanan KUA di Provinsi Sumatera Selatan di Palembang, Jumat (15/7/22) malam.
"Kualitas kehidupan umat beragama tidak hanya berkaitan dengan iman, takwa, dan akhlak mulia, tetapi juga menguatkan kesejahteraan umat beragama," ungkap Fuad.
Dalam upaya meningkatkan dan menguatkan kesejahteraan umat beragama, tambah Fuad, Kemenag menginisiasi program pemberdayaan ekonomi umat berbasis KUA.
"Pemberdayaan ekonomi umat berbasis KUA merupakan sinergi program layanan keagamaan yang berfungsi meningkatkan taraf dan kualitas hidup baik individu maupun sosial," terang Fuad.
"Kita tidak hanya menghendaki terbentuknya kesalehan individual tetapi juga kesalehan sosial," tambahnya.
Sebagai dukungan terhadap program pemberdayaan ekonomi masyarakat, Kemenag telah melaksanakan program KUA Percontohan Ekonomi Umat yang dilaksanakan di 11 provinsi pada 2021 dan 25 provinsi pada 2022.
Pada program ini, Kemenag memberikan bantuan modal kepada 10 penerima manfaat pada tiap KUA. Tidak hanya memberikan modal senilai 10 juta rupiah bagi setiap penerima manfaat, Kemenag juga melakukan pendampingan usaha dengan melibatkan Lembaga Amil Zakat (LAZ).
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



