Konawe, Bimas Islam -- Revitalisasi KUA yang merupakan program prioritas Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas merupakan upaya peningkatan peran KUA dalam membentuk keluarga bahagia. KUA tidak hanya mencatat peristiwa nikah dan rujuk, tetapi secara aktif melakukan pembinaan keluarga di masyarakat.
"Pencatatan nikah hanya salah satu aspek kecil di dalam pembangunan keluarga. KUA harus melakukan pembinaan keluarga agar ikatan lahir batin antara suami istri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa bisa diwujudkan," ungkap Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, M. Adib Machrus saat melakukan kunjungan kerja di Konawe, Kamis (8/9/22).
Dalam memberikan layanan, sambung pria yang akrab disapa Gus Adib ini, KUA harus berperan aktif dalam menyelesaikan persoalan masyarakat. KUA tidak hanya memberikan bimbingan keluarga, tetapi secara aktif melakukan pembinaan ekonomi umat.
"Revitalisasi merupakan upaya membangun KUA sebagai pusat layanan keagamaan di kecamatan sekaligus pusat pembangunan dan peningkatan ekonomi keluarga," sambung Gus Adib.
Hadir, Kakanwil Kemenag Sulawesi Tenggara (Sultra), Zainal Mustamin, Kabid Urais Kanwil Kemenag Sultra, Jamaludin, Asisten II Setda Kab. Konawe, Muh. Akbar, dan Kepala Kankemenag Kab. Konawe, Ahmad Lita Rendelangi.
Hadir pula Penghulu dan Penyuluh Agama Islam se-Kabupaten Konawe sebagai peserta dalam Pembinaan ASN Terkait Kompetensi Penghulu bagi Kepala KUA dan Penguatan Moderasi Beragama bagi Penyuluh Agama Islam ini. Dalam lawatannya, Gus Adib juga melakukan kunjungan kerja ke Kanwil Kemenag Provinsi Sultra.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



