Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam) Kamaruddin Amin mengatakan, Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) terus membicarakan peluang kerja sama antar kedua negara.
Pembicaraan itu dilakukan disela acara jamuan makan siang bersama Kepala Otoritas Urusan Islam dan Wakaf Uni Emirat Arab (UEA), Mohammed Matar Salim Al-Kaabi di Hotel Le Meridien, Jakarta.
“Membicarakan potensi wakaf kedua negara dan peluang kerja sama ke depan,” kata Kamaruddin, Jumat (5/3/2021).
Kamaruddin menegaskan, Indonesia sangat berkomitmen untuk merealisasikan berbagai bentuk kerja sama dengan UEA.
“Kita berkomitmen untuk menindaklanjuti pembicaraan ke arah yang lebih kongkrit ke depan,” ujarnya.
Saat ini kerja sama Indonesia-UEA diantaranya melakukan pelatihan muballig, rencana pembangunan Masjid Sheikh Zayed Mosque di Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, hingga penguatan moderasi beragama.
Adapun kedatangan Kepala Otoritas Urusan Islam dan Wakaf UEA di Indonesia selain dalam rangka kunjungan kerja sama bilateral, juga dalam rangka groundbreaking pembangunan Masjid Sheikh Zayed Mosque yang akan dilakukan Sabtu (6/3) di Solo.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



