Blitar, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam di Kota Blitar, Provinsi Jawa Timur membagikan paket sembako dan masker untuk masyarakat. Kegiatan kemanusiaan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19.
"Kami bersinergi dengan Kankemenag, Baznas, Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh), dan Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Kota Blitar. Sasarannya warga terdampak Covid-19, warga yang sedang isolasi mandiri, dan anak yatim," tutur Sarianto, Penyuluh Agama di Blitar, Provinsi Jawa Timur.
Menurut Sarianto, kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat. Pasalnya, banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan terlebih lagi selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
"Diberlakukannya PPKM membuat sebagian masyarakat kehilangan pekerjaan sehingga sangat membutuhkan uluran bantuan dari para dermawan. Semoga kegiatan ini bisa mengahdirkan senyum masyarakat meski jumlahnya tidak seberapa," tambahnya.
Selain sembako, Penyuluh juga membagikan masker kepada masyarakat. Masker juga dibagikan di masjid-masjid untuk kemudian diberikan kepada masyarakat dan jemaah.
"Pemerintah memberikan imbauan agar menerapkan protokol kesehatan di tempat ibadah sesuai SE Menag Nomor 24 Tahun 2021. Karenanya kita berikan fasilitas berupa masker untuk nanti diberikan kepada jemaah," pungkasnya.
Sarianto menjelaskan, paket sembako yang dibagikan sejumlah 350 paket. Setiap paket terdiri dari beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, mie instan 10 bungkus, telur 10 biji, bumbu herbal 2 bungkus, susu kental manis 1 kaleng, dan gula 1,5 kilogram.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



