Aceh Besar, bimasislam --- Tim Subdit Hisab Rukyat dan Syariah Kemenag RI melakukan Rukyatul Hilal Awal Bulan Rabi'ul Awwal 1440 H, Kamis (8/11) di Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang Kanwil Kemenag Aceh di Lhoknga Aceh Besar.
Pada momen pengamatan tim falakiyah yang dipimpin langsung oleh Kepala Subdit Hisab Rukyat dan Syariah Kemenag RI, Nur Khazin itu tampak dibarengi pula oleh beberapa rombongan santriwan Dayah Insan Qurani Aceh Besar dan santriwati Dayah Modern Darul Ulum Banda Aceh.
Kasubdit Nurkhazin, yang didampingi seorang anggota tim falakiyah Aceh, Al Firdaus, bersama-sama melihat langsung keadaan fisik kantor dan suasana di sekitar Observatorium, dan memantau tabel kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh tim falakiyah Observatorium Tgk Chiek Kuta.
"Alhamdulillah sampai dengan hari ini, sudah 32 kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh tim falakiyah Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang Kanwil Kemenag Aceh," tutur Alfirdaus.
Menurut Alfirdaus, gedung Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang Kanwil Kemenag Aceh tidak hanya sekadar digunakan untuk Rukyatul Hilal saja tapi sudah jadi sekolah astronomi Islam bagi para pencari ilmu Astronomi Islam atau Ilmu Falak.
"Harapan kedepan, setiap orang yang akan menulis dan meneliti tentang ilmu Falak, sudah ada tempat untuk membaca dan mengambil referensi di pustaka Falak Observatorium," ucap Alfirdaus.
Sesaat sebelum melakukan proses pengamatan hilal, Kasubdit Nurkhazin menyampaikan kekagumannya dengan kelengkapan teleskop yang telah dimiliki, seperti Refraktor Apo 180 serta pemanfaatan Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang Kanwil Kemenag Aceh.
"Kami sangat kagum dengan program yang telah dicapai oleh Tim Falakiyah Obeservatorium Tgk. Chiek Kuta, dan berharap agar pemanfaatan fasilitas ini tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana pengamatan hilal saja, namun juga dapat mendukung minat santri dan siswa guna mendalami ilmu falak ini", ungkap Khazin.
Meski dalam kesempatan tersebut tim Kemenag RI di Aceh tidak dapat mengamati hilal karena disebabkan faktor cuaca yang tertutup awan tebal, namun berdasarkan informasi Kasubdit Khazin bahwa pelaksanaan Rukyatul Hilal Kemenag RI yang dilaksanakan secara serentak (7-8/11) di beberapa titik lain, salah satunya yaitu di Ambon Maluku, Hilal pada hari kamis tanggal 8 November 2018 berhasil teramati pada pukul 18.40 WIT, dengan 'irtifa 2 derajat 39 menit.
Mengakhiri kegiatan pemantauan hilal di Aceh, Kasubdit Khazin mengucapkan optimismenya akan perkembangan studi falak di Indonesia, sehingga kelak menurutnya akan banyak generasi-generasi penerus yang dapat memberikan kontribusi positif bagi pemerintah terutama dalam melaksanakan tugas kehisabrukyatan maupun dalam penguatannya dalam bidang keilmuan Islam.
Sumber: Inmas Kemenag Aceh
Penulis: Alfirdaus
Editor: Syafaat
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



