Banda Aceh, Bimas Islam --- Influencer Sahil Muchsin Mulachela @sahilmulachela hadir sebagai narasumber dengan tampilan santai memberikan suntikan semangat kepada 66 penyiar dalam Pembinaan Kompetensi Penyiar Agama Islam (PKPAI) Provinsi Aceh di Hotel Kyriad, Banda Aceh, Kamis (30/9/21).
"Public speaking itu tidak asal bicara di depan umum. Bagi saya, public speaking merupakan seni berbicara di depan umum secara runtut, terencana, dan punya tujuan," ujarnya.
Bagi pria yang memiliki 488 ribu penggemar di aplikasi Instagram ini, kesuksesan public speaking ditentukan oleh sejumlah faktor. "Sampaikan dengan tulus. Agar mudah diterima dan sampai di hati," tambahnya.
Agar seorang penyiar bisa menyampaikan gagasan di depan umum dengan tulus, Sahil memberikan kiat agar penyiar menguasai dengan baik materi yang akan disampaikan.
"Kedua, tahu apa yang dibicarakan. Jika tahu maka akan lancar dan enjoy dalam menyampaikan gagasan atau informasi," terang pria yang juga penyiar di @jak101fm
Sahil menambahkan, suksesnya public speaking juga ditentukan oleh keautentikan gagasan dan kalimat yang berasal dari dalam diri sendiri melalui perenungan dan pengalaman.
"Public speaker juga harus percaya diri, memahami kondisi target pendengar, dan pandai berempati," tegas Sahil.
Selain public speaking, para penyiar juga diasah kemampuannya dan mendapatkan wawasan dari narasumber dari Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), Komisi Penyiar Indonesia (KPI) Pusat, dan praktisi media
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



