Sofifi, Bimas Islam --- Gubernur Maluku Utara (Malut), Abdul Gani Kasuba terlihat sumringah dengan busana serba putih. Dengan langkah pelan, Gubernur menuju mimbar yang terletak tepat di tengah Masjid Raya Shaful Khairat, Kota Sofifi, Jumat (15/10/21).
"Masjid sudah menjadi tradisi sejak zaman Kesultanan Ternate dan kini kita lanjutkan di Maluku Utara," ungkap Gubernur usai mengucapkan salam dan pembukaan.
Tradisi di Maluku Utara, lanjut Gubernur, dibangun atas landasan syariat Islam. Gubernur mengaku bahagia saat Masjid Raya Sofifi digunakan untuk mendirikan Salat Jum'at untuk pertama kali.
"Saya sangat bahagia. Ini Salat Jum'at pertama kita di Masjid Raya Shaful Khairat Kota Sofifi," tambahnya.
Kesempatan tersebut, tambah Gubernur, semakin spesial dengan pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) Nasional ke-26 yang dihelat di Kota Sofifi pada 14-23 Oktober 2021.
"Doa kita dan para Dewan Hakim serta penghafal Al-Qur'an akan memberikan berkah bagi Sofifi, sebagai kota kecil, desa kecil, yang berani-beraninya menjadi tuan rumah musabaqah Al-Qur'an tingkat nasional," terangnya.
Pada kesempatan ini, Gubernur secara khusus meminta Prof. Dr. KH. Said Agil Husain Al-Munawar sebagai khatib sekaligus imam. Gubernur berharap, Masjid Raya Shaful Khairat akan bermanfaat untuk generasi penerus bangsa.
"Pertama kali masjid ini akan mendapatkan berkah luar biasa. Insyaallah akan menjadi penjaga negeri ini dan generasi penerusnya yang selalu mendirikan salat sebagai salah satu kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan," ungkapnya.
"Tetap pakai masker. Terapkan protok kesehatan. Itu semua bagian ikhtiar. Ikhtiar itu bagian dari ibadah," pungkas Gubernur dalam sambutan yang disampaikan sebelum Salat Jum'at didirikan.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



