Semarang, Bimas Islam --- Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menyalurkan bantuan senilai Rp 230.500.000,- untuk korban erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dari seluruh Penyuluh Agama Islam di Provinsi Jateng.
"Jumlah total 230,5 juta rupiah. Dihimpun sukarela dari sekitar 4.500-an Penyuluh Agam Islam PNS dan non-PNS," ungkap Ketua Pokjaluh Jateng, Mahsun di Semarang melalui pesan tertulis yang diterima bimasislam, Sabtu (11/12/21).
Proses penghimpunan dikoordinir oleh Pokjaluh di Kabupaten/Kota se-Jateng. Dana terhimpun disetorkan melalui Kantor Kemenag Kabupaten/Kota untuk kemudian disetor ke UPZ Kanwil Kemenag Jateng.
"Pokjaluh di 35 Kabupaten/Kota se-Jateng bergerak secara simultan. Pengumpulan sejak Minggu-Rabu, 5-8 Desember 2021," tambah Mahsun.
Mahsun berharap, dana yang terkumpul ini bisa memberikan manfaat untuk para terdampak erupsi Gunung Semeru yang banyak kehilangan harta benda, pekerjaan, bahkan nyawa.
"Ini tidak seberapa. Tapi menjadi bukti persaudaraan sebagai sesama manusia dan anak bangsa. Semoga ini menguatkan saudara-saudara kita di Lumajang dan sekitar," harapnya.
Sumbangan dari Pokjaluh Jateng dihimpun bersama sumbangan dari satuan kerja lain di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Jateng untuk disalurkan langsung kepada terdampak bencana. Hari ini, Sabtu (11/12/21), Kepala Kanwil Kemenag Jateng, Musta'in Ahmad tengah berada di Lumajang untuk menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan 1.000 sarung.
"Terus bergerak. Ayo bangkit bersama," seru Mahsun.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



